{"id":11599,"date":"2014-05-21T05:05:08","date_gmt":"2014-05-21T05:05:08","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=11599"},"modified":"2019-04-18T15:57:30","modified_gmt":"2019-04-18T08:57:30","slug":"mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11599\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_11600\" aria-describedby=\"caption-attachment-11600\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11600\" title=\"Mantan ABK Afrika Selatan Menuntut Ratifikasi Konvensi ILO 188\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg\" alt=\"Mantan ABK Afrika Selatan Menuntut Ratifikasi Konvensi ILO 188\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-11600\" class=\"wp-caption-text\">Mantan ABK Afrika Selatan Menuntut Ratifikasi Konvensi ILO 188<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Sebanyak 74 mantan ABK yang sempat ditahan di penjara Afrika Selatan dan tidak dibayar gajinya menuntut pengesahan Konvensi ILO nomor 188 tentang Work in Fishing. Mengenai penuntutan ratifikasi tersebut terjadi karena pemerintah Republik Indonesia belum mempunyai aturan khusus penempatan dan perlindungan pelaut perikanan atau ABK nelayan.<\/p>\n<p>Adanya kekosongan hukum menyebabkan kerugian bagi ABK nelayan karena tak sedikit diantaranya menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dan perbudakan modern. Menurut Bobi AM, Sekjen SBMI, UU No 39 tahun 2004 hanya mengatur tentang penempatan dan perlindungan buruh migran di darat. Sedangkan buruh migran di laut tidak diatur dalam undang-undang ini juga.<\/p>\n<p>\u201cBegitu pun yang terjadi pada UU No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran yang tidak mengatur buruh migran ABK nelayan,\u201dujar Bobi AM ketika berdiskusi dengan para ABK di sekretariat DPN SBMI.<\/p>\n<p>Satu-satunya aturan yang khusus mengatur ABK nelayan adalah Peraturan Kepala BNP2TKI PER.03\/KA\/I\/2013 tentang Penempatan dan Perlindungan Pelaut Perikanan yang terbit pada Januari 2013. Namun aturan kepala BNP2TKI tersebut dinilai Bobi tidaklah cukup karena aturan tersebut dibuat hanya untuk mengisi kekosongan hukum. Selain itu adanya aturan itu juga bentrok dengan pembagian kewenangan, Kemenakertrans sebagai regulator dan BNP2TKI sebagai pelaksana seperti yang diamanatkan dalam Permenakertrans No 14 tahun 2010.<\/p>\n<p>Erna Murniaty, Ketua Umum DPN SBMI membandingkan peraturan tentang penempatan buruh migran di Filipina lebih komprehensif jika dibandingkan dengan peraturan di Indonesia. Peraturan di Filipina mengenai penempatan buruh migran sudah dibagi menjadi dua, yakni berbasis darat dan laut.<br \/>\n\u201cDi Indonesia aturan penempatan buruh migran lebih banyak mengatur di darat dan ini sangat njomplang dengan sebutannya sebagai negara maritim,\u201dujar Erna.<\/p>\n<p>Menurut data BNP2TKI yang tertuang dalam PER.03\/KA\/I\/2013, masalah gaji, perjanjian kerja, kompetensi kerja yang rendah, menjadi beberapa masalah pokok yang sering dialami oleh ABK nelayan. Rizky Oktaviana, Koordinator ABK Afsel, berharap pemerintah yang berkuasa nanti peduli dengan nasib ABK Nelayan baik sekarang atau ke depan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11599\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Sebanyak 74 mantan ABK yang sempat ditahan di penjara Afrika Selatan dan tidak dibayar gajinya menuntut pengesahan Konvensi ILO nomor 188 tentang Work in Fishing. Mengenai penuntutan ratifikasi tersebut terjadi karena pemerintah Republik Indonesia belum mempunyai aturan khusus penempatan dan perlindungan pelaut perikanan atau ABK nelayan. Adanya kekosongan hukum menyebabkan kerugian bagi ABK nelayan karena tak sedikit diantaranya menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dan perbudakan modern.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[860],"tags":[2809,102,2811,2810],"class_list":["post-11599","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-abk-indonesia","tag-buruh-migran-indonesia","tag-ratifikasi-konvensi-ilo","tag-tki-pelaut"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Sebanyak 74 mantan ABK yang sempat ditahan di penjara Afrika Selatan dan tidak dibayar gajinya menuntut pengesahan Konvensi ILO nomor 188 tentang Work in Fishing. Mengenai penuntutan ratifikasi tersebut terjadi karena pemerintah Republik Indonesia belum mempunyai aturan khusus penempatan dan perlindungan pelaut perikanan atau ABK nelayan. Adanya kekosongan hukum menyebabkan kerugian bagi ABK nelayan karena tak sedikit diantaranya menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dan perbudakan modern.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-05-21T05:05:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-18T08:57:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188\",\"datePublished\":\"2014-05-21T05:05:08+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-18T08:57:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/\"},\"wordCount\":325,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg\",\"keywords\":[\"ABK Indonesia\",\"Buruh Migran Indonesia\",\"Ratifikasi konvensi ILO\",\"TKI pelaut\"],\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/\",\"name\":\"[:id]Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg\",\"datePublished\":\"2014-05-21T05:05:08+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-18T08:57:30+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Sebanyak 74 mantan ABK yang sempat ditahan di penjara Afrika Selatan dan tidak dibayar gajinya menuntut pengesahan Konvensi ILO nomor 188 tentang Work in Fishing. Mengenai penuntutan ratifikasi tersebut terjadi karena pemerintah Republik Indonesia belum mempunyai aturan khusus penempatan dan perlindungan pelaut perikanan atau ABK nelayan. Adanya kekosongan hukum menyebabkan kerugian bagi ABK nelayan karena tak sedikit diantaranya menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dan perbudakan modern.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2014-05-21T05:05:08+00:00","article_modified_time":"2019-04-18T08:57:30+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/"},"author":{"name":"Redaksi","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59"},"headline":"(Bahasa Indonesia) Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188","datePublished":"2014-05-21T05:05:08+00:00","dateModified":"2019-04-18T08:57:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/"},"wordCount":325,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg","keywords":["ABK Indonesia","Buruh Migran Indonesia","Ratifikasi konvensi ILO","TKI pelaut"],"articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/","name":"[:id]Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg","datePublished":"2014-05-21T05:05:08+00:00","dateModified":"2019-04-18T08:57:30+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/Mantan-abk-300x225.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2014\/05\/21\/mantan-abk-tuntut-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-nomor-188\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mantan ABK Tuntut Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/c442ac069d13106b9a2217ff902b2f59","name":"Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0ca19f984a8d3579b1afb58bfc8b6fc2c452afb56934aad3b98b72450693a4b9?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11599"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23606,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11599\/revisions\/23606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}