{"id":10666,"date":"2013-11-06T08:39:14","date_gmt":"2013-11-06T08:39:14","guid":{"rendered":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?p=10666"},"modified":"2019-04-08T15:57:33","modified_gmt":"2019-04-08T08:57:33","slug":"nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/","title":{"rendered":"(Bahasa Indonesia) NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA"},"content":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10666\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p><p><figure id=\"attachment_3676\" aria-describedby=\"caption-attachment-3676\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-3676\" title=\"kk\" src=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk-300x174.jpg\" alt=\"buruh migran\" width=\"300\" height=\"174\" srcset=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk-300x174.jpg 300w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk-768x446.jpg 768w, https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3676\" class=\"wp-caption-text\">ilustrasi kontrak kerja<\/figcaption><\/figure><\/p>\n<p>Novi Susanti (23), wanita asal Desa Hijrah Kecamatan Lape Sumbawa, berniat menjadi TKW ke \u00a0Arab Saudi. Keputusan ini diambil setelah musyawarah dengan keluarga untuk berangkat ke Arab Saudi melalui PT. Bin Hasan Group pada 12 Nopember 2012. Ia meninggalkan kampung halaman menuju Jakarta. Setelah beberapa bulan di penampungan, selanjutnya \u00a0Novi susanti diberangkatkan ke Arab Saudi dengan kontrak 2 tahun. Sejak \u00a0tahun pertama bekerja ia lancar digaji dengan jumlah gaji Rp. 2.000.000 tiap bulan.<\/p>\n<p>Menginjak tahun kedua \u00a0gaji yang seharusnya diterima Novi Susanti tidak dibayar oleh majikan, sampai habis masa kontrak. Kondisi ini diperparah ketika majikan tidak mengizinkan perempuan yang masih lajang ini untuk pulang ke kampung halaman. Hal ini sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Masuji (40) bibinya novi susanti`Keponakan saya tidak diizinkan pulang oleh majikaanya, padahal gajinya tidak dibayar`<\/p>\n<p>Kasus ini diceritakan kepada saya dengan harapan dapat membantu menyeselaikan kasus tersebut, sehingga Novi susanti mendapatkan haknya sebagai pekerja buruh migran.Kondisi langsung saya tanggapi sesuai peran saya sebagai paralegal Didesa Hijrah, dengan cara menulis kronologis kasus tersebut.<\/p>\n<p>Upaya pendampingan ini saya lanjutkan bersama suparman \u00a0(37) yang berperan sebagai paralegal juga, yang membawa kasus tersebut ke disnakertrans Sumbawa pada 29 juni 2013. Kasus ini mendapat tanggapan positif dari Kabid Disnakertran Kabupaten Sumbawa H. Deden ( 50) yang menyatakan &#8220;Kasus ini akan langsung kita tangani, mumpung kasus ini masih Baru&#8220;.<\/p>\n<p>Keluarga Novi susanti berharap agar kasus ini dapat ditangani, sehingga Novi Susanti dapat dipulangkan ke Kampung halamannya di desa Hijrah, kec.Lape KabupatenSumbwa dengan sehat dan mendapatkan gaji sesuai dengan kontrak kerja yang sudah ditandan tangani. Akan tetapi sampai saat ini belum ada informasi dari disnakertrans Kabupaten Sumbawa, sejauh mana kasus ini sudah ditangai.<\/p>\n<p>.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p class=\"qtranxs-available-languages-message qtranxs-available-languages-message-en\">Sorry, this entry is only available in <a href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10666\" class=\"qtranxs-available-language-link qtranxs-available-language-link-id\" title=\"Bahasa Indonesia\">Bahasa Indonesia<\/a>.<\/p>\n<p>Novi Susanti (23), wanita asal Desa Hijrah Kecamatan Lape Sumbawa, berniat menjadi TKW ke  Arab Saudi. Keputusan ini diambil setelah musyawarah dengan keluarga untuk berangkat ke Arab Saudi melalui PT. Bin Hasan Group pada 12 Nopember 2012. Ia meninggalkan kampung halaman menuju Jakarta. Setelah beberapa bulan di penampungan, selanjutnya  Novi susanti diberangkatkan ke Arab Saudi dengan kontrak 2 tahun. Sejak  tahun pertama bekerja ia lancar digaji dengan jumlah gaji Rp. 2.000.000 tiap bulan.<\/p>\n","protected":false},"author":563,"featured_media":3676,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[870],"tags":[83,839],"class_list":["post-10666","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jejak-kasus","tag-bmi","tag-cerita-bmi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>(Bahasa Indonesia) NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA - Pusat Sumber Daya Buruh Migran<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"(Bahasa Indonesia) NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Bahasa Indonesia) Novi Susanti (23), wanita asal Desa Hijrah Kecamatan Lape Sumbawa, berniat menjadi TKW ke Arab Saudi. Keputusan ini diambil setelah musyawarah dengan keluarga untuk berangkat ke Arab Saudi melalui PT. Bin Hasan Group pada 12 Nopember 2012. Ia meninggalkan kampung halaman menuju Jakarta. Setelah beberapa bulan di penampungan, selanjutnya Novi susanti diberangkatkan ke Arab Saudi dengan kontrak 2 tahun. Sejak tahun pertama bekerja ia lancar digaji dengan jumlah gaji Rp. 2.000.000 tiap bulan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-11-06T08:39:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-08T08:57:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"581\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"ernawati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"ernawati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/\"},\"author\":{\"name\":\"ernawati\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/dc35cb0d92b32058e0cbbaba5c4dd085\"},\"headline\":\"(Bahasa Indonesia) NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA\",\"datePublished\":\"2013-11-06T08:39:14+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-08T08:57:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/\"},\"wordCount\":280,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg\",\"keywords\":[\"BMI\",\"Cerita BMI\"],\"articleSection\":[\"Case Records\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/\",\"name\":\"[:id]NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg\",\"datePublished\":\"2013-11-06T08:39:14+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-08T08:57:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg\",\"width\":1000,\"height\":581,\"caption\":\"Ilustrasi Kontrak Kerja\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"description\":\"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization\",\"name\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png\",\"width\":80,\"height\":80,\"caption\":\"Pusat Sumber Daya Buruh Migran\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/dc35cb0d92b32058e0cbbaba5c4dd085\",\"name\":\"ernawati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e390246b7070deb8057430633a5f8b3dce8f8906bd368c86ad689eda9ef54e9f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e390246b7070deb8057430633a5f8b3dce8f8906bd368c86ad689eda9ef54e9f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"ernawati\"},\"url\":\"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/ernawati\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"(Bahasa Indonesia) NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"(Bahasa Indonesia) NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","og_description":"(Bahasa Indonesia) Novi Susanti (23), wanita asal Desa Hijrah Kecamatan Lape Sumbawa, berniat menjadi TKW ke Arab Saudi. Keputusan ini diambil setelah musyawarah dengan keluarga untuk berangkat ke Arab Saudi melalui PT. Bin Hasan Group pada 12 Nopember 2012. Ia meninggalkan kampung halaman menuju Jakarta. Setelah beberapa bulan di penampungan, selanjutnya Novi susanti diberangkatkan ke Arab Saudi dengan kontrak 2 tahun. Sejak tahun pertama bekerja ia lancar digaji dengan jumlah gaji Rp. 2.000.000 tiap bulan.","og_url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/","og_site_name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","article_published_time":"2013-11-06T08:39:14+00:00","article_modified_time":"2019-04-08T08:57:33+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":581,"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"ernawati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"ernawati","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/"},"author":{"name":"ernawati","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/dc35cb0d92b32058e0cbbaba5c4dd085"},"headline":"(Bahasa Indonesia) NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA","datePublished":"2013-11-06T08:39:14+00:00","dateModified":"2019-04-08T08:57:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/"},"wordCount":280,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg","keywords":["BMI","Cerita BMI"],"articleSection":["Case Records"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/","name":"[:id]NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA[:] - Pusat Sumber Daya Buruh Migran","isPartOf":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg","datePublished":"2013-11-06T08:39:14+00:00","dateModified":"2019-04-08T08:57:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#primaryimage","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2011\/05\/kk.jpg","width":1000,"height":581,"caption":"Ilustrasi Kontrak Kerja"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/2013\/11\/06\/nasib-buruk-menimpah-pahlawan-devisa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"NASIB BURUK MENIMPAH PAHLAWAN DEVISA"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#website","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","description":"Rujukan Informasi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) - Saling Belajar, Berbagi, dan Melindungi","publisher":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#organization","name":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","contentUrl":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/logo-psdbm-color.png","width":80,"height":80,"caption":"Pusat Sumber Daya Buruh Migran"},"image":{"@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/dc35cb0d92b32058e0cbbaba5c4dd085","name":"ernawati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e390246b7070deb8057430633a5f8b3dce8f8906bd368c86ad689eda9ef54e9f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e390246b7070deb8057430633a5f8b3dce8f8906bd368c86ad689eda9ef54e9f?s=96&d=mm&r=g","caption":"ernawati"},"url":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/author\/ernawati\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10666","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/563"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10666"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10666\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22125,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10666\/revisions\/22125"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3676"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buruhmigran.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}