Solidaritas PERTIM Pada PRT Terdampak COVID-19 di Malaysia

Author

Persatuan Pekerja Rumah Tangga Indonesia migran (PERTIM) yang diinisiasi PRT dari Indonesia akhir tahun lalu telah aktif berkegiatan. Dalam bencana Covid-19 ini, PERTIM ikut bersolidaritas membantu saudara-saudara sesama Pekerja Migran Indonesia di Malaysia. Sebagai mana diketahui umum, PMI di Malaysia terdampak oleh kebijakan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) oleh pemerintah Malaysia akibat Covid-19.

PERTIM melalui relawan dan anggotanya menerima aduan dari berbagai pihak yang isinya kurang kebih sama, yaitu kekurangan bahan makanan yang disebahkan kesulitan akses. Selain itu sebagian PRT di Malaysia yang menerima upah harian juga kehilangan pekerjaan.

Uli Rini, salah satu perwakilan PERTIM mengungkapkan bahwa awalnya PERTIM hanya menggalang dana di antara anggota. Namun karena banyaknya aduan, akhirnya disepakati untuk membuka donasi publik. PERTIM juga menggalang dukungan dari LSM lokal dan juga Serikat Buruh Malaysia yang mendukung donasi bahkan menyambungkan dengan donatur potensial.

“Bantuan ini memang belum bisa banyak, tapi kami berharap dapat membantu meringankan beban teman-teman kita dalam masa PKP yang diperpanjang hingga 28 April 2020, “kata Uli Rini salah satu perwakilan dari PERTIM.

PERTIM yang saat didampingi oleh International Domestic Workers Federation (IDWF) sudah memulai pendistribusian sembako untuk area Subang Jaya, Shah Alam, Kajang dan akan memulai ke area Sungai Buloh. Uli Rini mengungkapkan bahwa dukungan surat jalan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur memudahkan anggota-anggota untuk bergerak belanja dan melakukan penghantaran barang.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka yang memerlukan dan PRT juga dapat berkontribusi. Kami berharap bantuan sekecil apapun dan kepada siapapun dapat meneruskan kehidupan di perantauan dalam situasi sulit ini, salah satunya PRT yang kena dampak COVID-19,” ujar Uli Rini.

Tulisan ini ditandai dengan:Pekerja Migran Indonesia pertim PMI Malaysia solidaritas prt 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *