Sariadi, PMI Asal Nganjuk Hilang Kontak Selama 20 Tahun di Malaysia

Author

Sariadi, dalam Foto yang Dikirimkan Keluarganya Pada Redaksi Serantau
Sariadi, dalam Foto yang Dikirimkan Keluarganya Pada Redaksi Serantau

Kuala Lumpur | Sariadi (58), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Bodor, Pace, Nganjuk, Jawa Timur, dikabarkan hilang kontak dengan keluarganya selama kurang lebih 20 tahun di Malaysia. Menurut penuturan keluarga, Sariadi saat itu berangkat ke Malaysia dengan prosedur yang benar dan memiliki dokumen lengkap. Pihak keluarga tidak mengetahui Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI/PT/PJTKI) yang memberangkatkan Sariadi.

Keluarga juga lupa nama calo yang merekrut Sariadi saat itu. Namun, keluarga tetap meyakini bahwa Sariadi bekerja dengan dokumen lengkap. Hal ini dibuktikan dengan kepulangan Sariadi ke tanah air beberapa waktu sebelum menghilang. 

“Sebelum hilang kontak, Sariadi sering mengirimkan uang dan berbagi kabar. Bahkan sesekali pulang ke kampung halaman untuk menjenguk keluarga,” tutur Binti Rosidah, keponakan Sariadi yang bekerja di Kuala Lumpur pada Redaksi Serantau, Kamis, (18/7/2019).

Sariadi memiliki dua orang buah hati dari hasil pernikahan dengan istrinya. Kedua anak Sariadi saat ini sudah menikah tanpa kehadiran sang bapak. Keluarga merindukan Sariadi, mereka telah berusaha mencari dengan segala cara, namun usahanya belum mendapat hasil. Binti Rosidah bahkan sudah melakuan pencarian ke wilayah Kelantan, namun hasilnya masih nihil. 

“Kami masih menunggu kabar, berharap dia bisa kembali ke tanah air dan berkumpul kembali bersama keluarganya. Jika saya dapat info mengenai keberadaan Sariadi,  saya langsung ke sana Mbak,” ujar Binti Rosidah. 

Binti juga berharap, melalui penyebaran berita ini,  keberadaan Sariadi bisa segera ditemukan dan mengimbau kepada siapapun yang pernah bertemu dengan Sariadi agar segera menghubunginya. Bagi pembaca yang mengenali dan mengetahui keberadaan Sariadi, dapat menghubungi nomor kontak: Binti Rosidah +601112297868 atau Sugik +62895356707858. 

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *