Category Archives: Tragedi
TKI Banten Meninggal Karena Kecelakaan di Arab Saudi
Rahman bin Sapra, Tenaga Kerja Indonesia asal Kampung Kedung Kuali, RT/RW 009/003, Kelurahan Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, meninggal karena tertabrak mobil di sebuah jalan di Arab Saudi (08/03/12).
Kecelakaan terjadi di jalan Sari Sitin, jembatan Garnata Al Makaronah Ajijiah, Jeddah, Arab Saudi pada pukul 12.00 waktu setempat. Almarhum Rahman bin Sapra sendiri merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi pada tahun 2008. Continue reading
Gagal Jadi TKI Sukses
Berawal dari keinginan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sukses, Suhir (22), pemuda asal Merembu, Labu Api, Lombok Barat mendaftar pada sebuah Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) di wilayah Mataram.
Suhir dijanjikan menjadi pekerja di salah satu pabrik minyak di Malaysia dengan gaji 2 jutaan perbulan dengan terlebih dahulu wajib membayar biaya untuk berangkat sebesar 6 juta. Meskipun setelah dibayarkan Suhir tetap harus menunggu cukup lama untuk diberangkatkan.
Pada tahun 2008 Suhir diberangkatkan melalui sebuah PPTKIS dan ditampung selama 3 hari 3 malam untuk menunggu proses keberangkatan ke Malaysia. Setelah Suhir diberangkatkan dan tiba di Malaysia,
Continue reading
PPTKIS Tak Berizin Pupuskan Harapan Rani
Sebut saja Rani (25), buruh migran asal Kota Peraya, ia merasa perihatin dengan kehidupan keluarga yang serba kekurangan. Penghasilan suami yang tidak seberapa dari hasil berjualan es potong tentunya tak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.
Alasan itulah yang memaksa Rani mencari pekerjaan. Continue reading
Kisah Indah, Calon TKW Asal Lombok
Indah (30), untuk kedua kalinya mendaftar menjadi calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Malaysia. Himpitan ekonomi membuat Indah nekat mendaftarkan dirinya, karena sejak kelahiran anak ketiganya dia ditinggalkan suami dan harus menghidupi 3 orang anaknya seorang diri. Pada awalnya Indah mendaftar lewat Haji Yamin dari desa lain, oleh Haji Yamin dia dibuatkan paspor pelancong dengan biaya Rp 3.000.000,- tetapi karena terlalu lama menunggu, tetangga indah menyarankan untuk pergi lewat jasa salah satu tetangganya yang sudah berpengalaman menjadi TKI dan kini bekerja sebagai tekong. Continue reading
Amalkan Tarekat, Sowiyah Disandera Majikan
BANYUMAS. Sowiyah (50) warga desa Dawuhan Kulon, kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, adalah salah satu BMI di Arab Saudi yang keberadaannya ditanyakan oleh SERUNI ke Dinsosnakertrans Banyumas, Jum’at (4/2/2012). SERUNI menanyakan tentang Sowiyah, karena keberadannya belum jelas, setelah 10 bulan berangkat dari rumah. Hal ini menjadikan keluarga di rumah resah. Continue reading
Alami Kecelakaan Kerja, Sahudin Perjuangkan Hak Asuransi
Saat itu, Sahudin bekerja di bagian mesin holer, ia menjalankan pekerjaan sebagaimana mestinya (sesuai standardisasi pelaksanaan). Hingga tiba-tiba ke empat jarinya terkena sabetan mesin holer dan membuat ia tidak sadarkan diri. Atas peristiwa tersebut, Sahudin langsung dirawat di Rumah Sakit Kee Lung. Continue reading
BMI ABK di Taiwan, Keluhkan Pemerasan Agen
Taiwan merupakan salah satu negara tujuan yang dipilih oleh para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk memperbaiki nasibnya. Sama halnya dengan beberapa bidang pekerjaan lain seperti buruh pabrik dan pekerja rumah tangga, pelaut khususnya Anak Buah Kapal (ABK) juga menjadi jenis pekerjaan TKI di Taiwan.
Saat ini banyak permasalahan yang dihadapi ABK di Taiwan seperti, gaji ditahan agen, tidak ada hari libur, kerja tidak ada batas waktu Continue reading
Tak Kunjung Dipulangkan, Ajizah Dipaksa Kerja 22 Jam
Nasib Ajizah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu yang dipindahkerjakan beda negara kini bertambah pilu. Berdasarkan pesan pendek yang disampaikan pada sang suami, ia dipaksa membersihkan tembok rumah majikan yang memiliki dua lantai dan terjatuh dari tangga yang dinaikinya. Peristiwa tersebut mengakibatkan kaki ajizah mengalami bengkak dan berjalan menggunakan tongkat penyangga. Walaupun kondisi Ajizah tidak mampu untuk bekerja, ternyata istri Hafidzin ini tetap dipaksa untuk bekerja selama 22 jam setiap harinya. Continue reading
Cerita Supariah: Ingin Anaknya Pulang dari Malaysia
Supariah (54) tampak berkaca ketika menuturkan kisah anaknya Mustika Ningsih (28), anaknya yang tiga tahun tak ada kabar di Malaysia.
Mustika Ningsih adalah warga Desa Jenang Kecamatan Majenang. Ia anak tunggal dari Supariah. “Saya bingung harus berbuat bagaimana lagi. Sponsor yang memberangkatkan dia, Aris, mengatakan kalau Nining kabur dari majikan. Dia sendiri juga tidak bisa berbuat apa-apa,” Ujar Supariah. Continue reading
Setelah Cuci Darah, Lia Ceritakan Kronologi
Tepat pukul 11.30 WIB, Suparman, staff penanganan kasus Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSDBM) di Jakarta menjenguk Lia binti Sanali (22/01/12). Lia merupakan Tenaga Kerja Indonesia asal Tegal Jawa Tengah yang dirawat di Rumah Sakit Sukamto Kramatjati Jakarta Timur karena menderita gagal ginjal. Kondisi TKI yang baru dipulangkan dari Arab Saudi pada pertengahan Januari 2012 tersebut sangat memprihatinkan. Continue reading
