Category Archives: Tragedi
BMI ABK di Taiwan, Keluhkan Pemerasan Agen
Taiwan merupakan salah satu negara tujuan yang dipilih oleh para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk memperbaiki nasibnya. Sama halnya dengan beberapa bidang pekerjaan lain seperti buruh pabrik dan pekerja rumah tangga, pelaut khususnya Anak Buah Kapal (ABK) juga menjadi jenis pekerjaan TKI di Taiwan.
Saat ini banyak permasalahan yang dihadapi ABK di Taiwan seperti, gaji ditahan agen, tidak ada hari libur, kerja tidak ada batas waktu Continue reading
Tak Kunjung Dipulangkan, Ajizah Dipaksa Kerja 22 Jam
Nasib Ajizah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu yang dipindahkerjakan beda negara kini bertambah pilu. Berdasarkan pesan pendek yang disampaikan pada sang suami, ia dipaksa membersihkan tembok rumah majikan yang memiliki dua lantai dan terjatuh dari tangga yang dinaikinya. Peristiwa tersebut mengakibatkan kaki ajizah mengalami bengkak dan berjalan menggunakan tongkat penyangga. Walaupun kondisi Ajizah tidak mampu untuk bekerja, ternyata istri Hafidzin ini tetap dipaksa untuk bekerja selama 22 jam setiap harinya. Continue reading
Cerita Supariah: Ingin Anaknya Pulang dari Malaysia
Supariah (54) tampak berkaca ketika menuturkan kisah anaknya Mustika Ningsih (28), anaknya yang tiga tahun tak ada kabar di Malaysia.
Mustika Ningsih adalah warga Desa Jenang Kecamatan Majenang. Ia anak tunggal dari Supariah. “Saya bingung harus berbuat bagaimana lagi. Sponsor yang memberangkatkan dia, Aris, mengatakan kalau Nining kabur dari majikan. Dia sendiri juga tidak bisa berbuat apa-apa,” Ujar Supariah. Continue reading
Setelah Cuci Darah, Lia Ceritakan Kronologi
Tepat pukul 11.30 WIB, Suparman, staff penanganan kasus Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSDBM) di Jakarta menjenguk Lia binti Sanali (22/01/12). Lia merupakan Tenaga Kerja Indonesia asal Tegal Jawa Tengah yang dirawat di Rumah Sakit Sukamto Kramatjati Jakarta Timur karena menderita gagal ginjal. Kondisi TKI yang baru dipulangkan dari Arab Saudi pada pertengahan Januari 2012 tersebut sangat memprihatinkan. Continue reading
Hafidzin: Istriku Belum Pulang Juga
Indramayu– Kedatangan Ajizah (29), istri Hafidzin (31) sekaligus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipindahkerjakan dari Abu Dhabi ke Oman, masih selalu ditunggu-tunggu. Walaupun komunikasi dengan Ajizah masih bisa terjalin, namun kehawatiran akan kesehatan dan keselamatan perempuan yang dicintainya tersebut sangat membebani pikirannya. Continue reading
Maryam, TKW Asal Kayangan Minggat Dari Rumah Majikan di Arab Saudi.
MATARAM - Diduga karena tidak tahan atas perlakuakn kasar majikannya, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dusun Sempakok Desa Santong Kecamatan Kayangan Lombok Utara, Maryam (25), akhirnya memutuskan untuk minggat meninggalkan rumah majikannya di Saudi Arabia dengan dibantu oleh anak sang … Continue reading
Saripatun Hikmah, TKW Asal Lotim Meninggal di Yordania
Lombok Timur – Saripatun Hikmah (23) Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang berasal dari Gubuk Tengak Kelurahan Kelayu Utara Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, yang meninggal dunia karena sakit pada bulan Maret lalu, hingga kini jenazahnya belum dipulangkan. Continue reading
Dawini Meninggal Dengan Tragis di Sumur Majikan
Dawini, Tenaga Kerja Indonessia (TKI) asal Desa Pegangan Lor, RT 02, RW 03, Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat meninggal denan tragis di Taiwan. Jenasah Dawini ditemukanNara, adik korban yang juga menjadi TKI di sebuah sumur milik majikandi Zhongxi LN,GuoxingTownship, Nantou Country 54447,Taiwanpada pertengahan November 2011. Continue reading
Saripatun Hikmah, TKW Asal Lotim Meninggal di Yordania
Lombok Timur – Saripatun Hikmah (23), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Gubuk Tengak, Kelurahan Kelayu Utara, Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, yang meninggal dunia karena sakit pada bulan Maret lalu, hingga kini jenazahnya belum dipulangkan. Saripatun Hikmah berangkat ke Yordania … Continue reading
Kisah Enok: “Mamah, mana oleh-olehnya?“
Cirebon – Harapan Enok Sutarsih Tenaga Kerja Wanita (TKU) asal Sumedang, Jawa Barat untuk segera mengakhiri hari-hari kelabu dengan pelbagai siksaan yang dilakukan majikannya saat bekerja di Arab Saudi akhirnya terwujud. Pada kamis (22/9), Enok Sutarsih bisa kembali berkumpul dengan keluarganya di Tomo, Sumedang.
Menginjakkan kaki di kampung halaman, sedikit menghilangkan trauma yang dialaminya selama berada di Arab Saudi. Badan yang terlihat kurus kering dan juga beberapa luka penyiksaan yang masih terlihat jelas di beberapa bagian tubuhnya, membuat keluarga menyambut Enok dengan tangisan. Pelukan erat dari keluarga suami dan para tetangga terjadi cukup lama, air mata dari sanak keluarga dan tetangga yang hadir menjemput tak bisa dibendung. Continue reading
