Monthly Archives: Pebruari 2012
Tradisi Migrasi Swadaya Orang Lewohedo (3)
Lain Vincent, lain pula Markus Lamen yang pernah menjadi salah satu buruh migran. Bagi Markus merantau adalah bagian dari mencari pengalaman dan modal ekonomi untuk kembali ke desa. Pengalaman kerja selama berada di Malaysia justeru menjadi salah satu bekal upaya membangun desa. Continue reading
BMI Hong Kong Kembali Demo di Depan KJRI
Minggu, 26 Februari 2012 sekitar 70-an Buruh Migran Indonesia (BMI) kembali mendatangi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong untuk berunjuk rasa menuntut diberlakukannya kontrak mandiri, mencabut sistem online, Surat Edaran (SE 2524), stop pelarangan menunggu visa di Macau atau China serta izinkan BMI untuk pindah PPTKIS atau agen dan menurunkan biaya penempatan. Continue reading
Diskusi “Media Advokasi Buruh Migran”
Kamis, 23 Februari 2012 Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSDBM) menggelar diskusi terkait media advokasi buruh migran dalam rangkaian acara Jagongan Media Rakyat 2012 d Kampus Akademi Pembangunan Masyarakat Desa (APMD). Dalam diskusi kali ini, PSDBM sengaja mengambil tema media advokasi karena media mempunyai peran penting untuk membantu perjuangan buruh migran. Continue reading
KJRI Jeddah Janjikan Pemulangan Johra
Kabar baik diterima Johra bin Sueb dan Munjinah binti Martasari yang merupakan suami istri asal Kampung Begor Pasar, Kecamatan Pontang, Provinsi Banten yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi pada tahun 2005. Minggu (19/02/2012), Wakil Kepala Teknis Ketenagakerjaan KJRI Jeddah, Suryadi datang ke sebuah rumah di kawasan Al-Rabuah 1 Dist Continue reading
Seruni Sosialisasikan Isu TKI Kepada Aparat Desa
Isu buruh migran atau yang dikenal dengan sebutan tenaga kerja Indonesia (TKI) menjadi isu penting pedesaan. Desa menjadi unit pemerintahan terkecil yang terhubung langsung dengan kelompok pekerja yang rentan ini. Desa secara tidak langsung dilibatkan dalam soal migrasi, seperti amanat Undang-undang No 39 tahun 2004 tentang Tata Laksana penempatan TKI. Continue reading
Banyak BMI Gunakan Identitas Palsu
BANYUMAS. Permasalahan pemalsuan identitas, termasuk di dalamnya adalah alamat palsu, bukanlah hal baru dalam dunia ketenagakerjaan Indonesia. Apalagi bagi calon Buruh Migran Indonesia (BMI) yang ingin bekerja di luar negeri. Continue reading
Ahmadi, BMI Asal Cirebon Meninggal di Korea
Ahmadi, seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) asal RT. 03 RW.04, Dusun Karang Anyar, Desa Pabedilan, Kecamatan Pabedilan, Cirebon meninggal dunia di Korea Selatan (17/02/12). Sejak 3 Februari 2012, Ahmadi dirawat di rumah sakit Gode di daerah Gojan, Kota Ansan, Korea Selatan.
Continue reading
Tradisi Migrasi Swadaya Orang Lewohedo (2)
Ketika ditanya soal kehidupan keluarga yang ditinggalkan di desa, Yohanes Niron, salah satu keluarga buruh migran, dengan nada kelakar mengatakan bahwa tak ada satu pun keluarga di desa Lewohedo yang jadi orang kaya dari hasil merantau. Parahnya, sebagian dari keluarga yang ditinggalkan justru hidup di bawah garis kemiskinan. Banyak kasus yang membuktikan setelah merantau, para suami tidak lagi memperhatikan kehidupan keluarga di kampung. Bahkan ada juga yang akhirnya kawin lagi di tanah rantau. Continue reading
Tradisi Migrasi Swadaya Orang Lewohedo (1)
Secara administratif Desa Lewohedo berada di wilayah Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Berjarak kurang lebih 4 mil laut dari Ibu Kota Kabupaten, Lewohedo sejak dahulu terkenal sebagai salah kantong buruh migran. Masyarakat Lowehendo hingga kini masih setia dengan tradisi bermigrasi secara swadaya (informal). Continue reading
Pejabat KJRI Hong Kong Intip Demo dari Balik Jendela
Aksi gabungan sekitar 800 Buruh Migran Indonesia (BMI) Hong Kong dan perwakilan BMI dari Macau di depan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) diwarnai kejadian lucu sekaligus ironis. Demonstrasi yang digalang Organisasi IMWU, ATKI Hong Kong dan Macau, GAMMI, LIPMI, dan pelbagai komunitas BMI lainnya di Hong Kong sedikitpun tidak mendapat perhatian dari pejabat KJRI Hong Kong. Continue reading
