Monthly Archives: Januari 2012
Tobat “Mlarat” Ala Budayawan Ahmad Tohari
BANYUMAS. Salah satu alasan orang bermigrasi atau bekerja di luar negeri adalah faktor ekonomi di negeri sendiri susah, alias senantiasa didera kemiskinan. Kemiskinan memang musuh kita bersama. Sayyidina Ali, menantu Rasulullah SAW, bahkan mengilustrasikan, jika kemiskinan itu berujud manusia beliau akan membunuhnya.
Ungkapan itu disampaikan Budayawan nasional asal Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, di Gedung KORPRI Purwokerto(17/1/2012), di depan relawan PNPM Mandiri Perkotaan saat deklarasi Lumbung Nusantara. Continue reading
“Indon”, Demikiankah Sapaan TKI di Malaysia?
BANYUMAS. Menjelang Sidang Badan Penyelidik Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tahun 1945, Sukarno dan Hatta kedatangan tamu dari kerajaan Malaysia. Tamu dari negeri jiran itu adalah utusan dari kerajaan Selangor yang mengutarakan keinginannya untuk bergabung dengan Indonesia. Namun dua pendiri bangsa itu menolak, hanya karena Malaysia bekas jajahan Inggris.
Kalimat tersebut keluar dari M Yudhi Haryono, penggagas Universitas Nusantara, saat diskusi dengan beberapa tokoh muda Banyumas di Hotel Rosenda Baturraden, Purwokerto(12/1/2012). Continue reading
Latihan Pijat Refleksi Bagi Mantan BMI
BANYUMAS. Sebanyak 24 mantan BMI di wilayah Banyumas berkumpul di gedung Gurinda Sarwa Mandala milik Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas(12/2/2012). Mereka berkumpul untuk dilatih menjadi pemijat. Bukan sembarang pemijat, tetapi pemijat yang menguasai ilmu akupuntur dan refleksi. Continue reading
PPTKIS Minta Perda Perlindungan BMI
BANYUMAS. Banyaknya kasus yang melibatkan Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS), mendesak agar Pemkab dan DPRD membuat Peraturan Daerah (perda) terkait perlindungn Buruh Migran Indonesia asal Banyumas. Ketua APPTKIS Satria Banyumas, Bangkit Wahyu seperti dilansir Suara Merdeka (22/1/2012) mengatakan, sudah saatnya Pemerintah Kabupaten (pemkab) memperhatikan permasalahan BMI. Continue reading
Cerita Supariah: Ingin Anaknya Pulang dari Malaysia
Supariah (54) tampak berkaca ketika menuturkan kisah anaknya Mustika Ningsih (28), anaknya yang tiga tahun tak ada kabar di Malaysia.
Mustika Ningsih adalah warga Desa Jenang Kecamatan Majenang. Ia anak tunggal dari Supariah. “Saya bingung harus berbuat bagaimana lagi. Sponsor yang memberangkatkan dia, Aris, mengatakan kalau Nining kabur dari majikan. Dia sendiri juga tidak bisa berbuat apa-apa,” Ujar Supariah. Continue reading
TKI Arab Saudi Galang Dana untuk Johra
Sudah jatuh masih tertimpa tangga, begitulah nasih Johra bin Sueb dan Munjinah binti Martasari suami istri asal Kampung Begor Pasar, Kecamatan Pontang, Provinsi Banten yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi. Johra dan Munjinah yang sempat ditampung oleh Agus, seorang TKI di Jedah Arab Saudi diusir oleh pemilik rumah tempat mereka ditampung, saat Agus sedang pergi. Continue reading
Johra, TKI Asal Banten Terkena Stroke di Arab Saudi
Johra bin Sueb dan Munjinah binti Martasari merupakan suami istri asal Kampung Begor Pasar, Kecamatan Pontang, Provinsi Banten yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi pada tahun 2005. Saat itu mereka diberangkatkan oleh PT. DASA UTAMA yang beralamat di Jalan Persatuan Guru No.28, Petejo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Utara. Selama dua tahun dua bulan, Johra dan istri bekerja di kota Riyadh, Saudi Arabia. Continue reading
TKI Nusawungu; Jangan Sepelekan Ijazah Kami!
Kasus dokumen ijazah dan akte kelahiran yang tidak bisa diambil di PPTKIS seakan menjadi kasus usang yang kurang mendapat perhatian. Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) seakan menganggap dokumen tersebut tidak wajib dikembalikan. Bahkan menurut Khazam Bisri, Direktur lakpesdam NU Cilacap, dokumen ijazah seakan menjadi jaminan bagi calon TKI maupun TKI agar tidak bisa berpindah agen. Continue reading
Lapor Aparat Hingga Dukun, Keberadaan Mustika Ningsih Belum Diketahui
CILACAP- Bingung, Itulah yang dirasakan keluarga Mustika Ningsih, Buruh Migran Indonesia (BMI) asal Jenang Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. BMI yang bekerja di Malaysia tersebut hilang kontak selama 2 tahun, hingga kini Nining (begitu nama panggilannya-red) belum diketahui nasibnya.
Saking putus asanya, keluarga bahkan sampai meminta bantuan paranormal (dukun-red) untuk mendeteksi keberadaan Nining. Continue reading
