TKI Wajib Miliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri

JAKARTA: Para tenaga kerja Indonesia wajib memiliki kartu tenaga kerja luar negeri (KTKLN) apabila hendak bekerja ke sejumlah negara penempatan usai memenuhi persyaratan administrasi, pemeriksaan kesehatan, dan pelatihan selama 200 jam.

Ketentuan tersebut, diungkapkan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh. Jumhur Hidayat, sebagai satu identitas bagi TKI apabila berada di luar negeri.

“Kartu yang diberikan secara gratis itu wajib dimiliki TKI sesuai dengan amanat UU No.39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri,” katanya, hari ini.

Menurut dia, KTKLN wajib dimiliki, baik oleh TKI informal yang bekerja pada pengguna perseorangan atau sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT) maupun bagi TKI yang bekerja di sektor formal di berbagai perusahaan di luar negeri.

Bahkan, lanjutnya, pasal 62 UU No.39/2004 mencatat keterangan untuk mendapatkan KTKLN bagi calon TKI harus memenuhi persyaratan dokumen penempatan ke luar negeri, mengikuti pembekalan akhir pemberangkatan (PAP) dan diikutsertakan dalam perlindungan program asuransi TKI.

Dia menjelaskan KTKLN dapat diperoleh di BNP2TKI, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) atau di Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) di seluruh Tanah Air yang menjadi kepanjangan tangan badan nasional ini.

Mengenai cara memperoleh KTKLN, dapat dilakukan sendiri oleh calon TKI, khususnya TKI mandiri atau dapat juga diurus sekaligus oleh pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) yang memberangkatkan.

Selain itu, kartu itu dapat juga diurus oleh perusahaan tempat calon TKI bekerja apabila penempatannya untuk bekerja ke luar negeri dalam penugasan perusahaan yang sama di Tanah Air (intra corporate transfer).

“Para TKI program kerja sama government to government [antarpemerintah], seperti untuk penempatan di Korea Selatan dan Jepang pun wajib memiliki KTKLN,” ujarnya.

Jumhur mengungkapkan dalam kartu yang bentuknya seukuran dengan automatic teller machine (ATM) itu terdapat 57 kode yang menunjukkan identitas diri TKI saat bekerja di luar negeri.

Kode-kode itu berisi data antara lain asal TKI, tempat kerja TKI, PPTKIS yang memberangkatkan TKI, nomor telpon penting yang dapat dihubungi jika ada masalah yang dihadapi TKI dan sampai nomor paspor TKI.

Dengan demikian, jika TKI menghadapi masalah di tempat kerjanya di luar negeri, petugas perwakilan Indonesia, kedutaan besar konsulat jenderal terdekat dapat langsung menghubungkannya dengan pihak pelayanan TKI di Tanah Air maupun berbagai unsur di luar negeri. (mfm)

Sumber: Bisnis.com (1/4/2011)

http://www.bisnis.com/ekonomi/jasa/18538-tki-wajib-miliki-kartu-tenaga-kerja-luar-negeri

This entry was posted in Kliping and tagged , , , , . Bookmark the permalink.